Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 80/DSN-MUI/III/2011 Tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek

Fatwa ini berisi transaksi-transaksi yang dibolehkan oleh syariah dan tindakan yang dilarang ketika bertransaksi.

Pada prinsipnya perdagangan saham/efek diperbolehkan dengan menggunakan hukum bai’ (jual beli). Tetapi dalam praktik perdagangan saham selama ini ada beberapa jenis tindakan yang dilarang karena tidak sesuai dengan prinsip syariah.

Tindakan yang dilarang ketika bertransaksi di bursa antara lain:

  • Front Running, mengandung unsur taddlis
  • Misleading Information (informasi menyesatkan), mengandung unsur taddlis
  • Wash Sale (Perdagangan semu yang tidak mengubah kepemilikan), mengandung unsur taghrir
  • Pre-arrange Trade, mengandung unsur taghrir
  • Pump and Dump, mengandung unsur najsy
  • Hype and Dump, mengandung unsur najsy
  • Creating Fake Demand/Supply (permintaan/penawaran palsu), mengandung unsur najsy
  • Pooling Interest, mengandung unsur ikhtikar
  • Cornering, mengandung unsur ikhtikar
  • Marking at The Close, mengandung unsur ghisysy
  • Alternate Trade, mengandung unsur ghisysy
  • Insider Trading (perdagangan orang dalam), mengandung unsur ghabn fahisy
  • Short Selling, mengandung unsur bai’ al-ma’dum
  • Margin Trading (transaksi dengan pembiayaan), mengandung unsur riba

Untuk yang baru dalam dunia pasar modal, istilah-istilah transaksi di atas mungkin sedikit membingungkan. Di lain waktu akan saya kupas lebih detail satu per satu.

Untuk istilah-istilah hukum syariah di atas, saya merasa tidak punya kapabilitas untuk menjelaskan. Saya hanya seorang praktisi value investor yang ingin berinvestasi secara halal 🙂

Kalau disederhanakan, transaksi jual beli saham yang kita lakukan memenuhi prinsip syariah jika:

  • niat kita murni membeli aset perusahaan yang digunakan untuk menjalankan usaha
  • tidak ada niat untuk memanipulasi harga di pasar saham
  • uang yang digunakan untuk membeli saham tidak berasal dari pinjaman yang mengandung riba.

Silahkan di-download fatwa-nya, dibaca sendiri agar lebih tenang dan mantap dalam berinvestasi.

Link Download:

Fatwa Dewan Syariah Nasional MUI NO: 80/DSN-MUI/III/2011 Tentang Penerapan Prinsip Syariah Dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *